Thursday, July 30, 2015

APA ITU DTOZYM?

DTOZYM adalah minuman serbuk berserat tinggi dari ekstrak bahan bahan pilihan dikombinasikan dengan enzim dan kultur probiotik yang membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus sehingga dapat menjaga kesehatan saluran cerna

APA MANFAAT DTOZYM?
  • Membantu membersihkan dan menjaga kesehatan organ pencernaan.
  • Meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di usus.
  • Membantu meningkatkan kerja organ pencernaan dalam menyerap sari sari makanan.
  • Mengatasi sulit buang air besar (Sembelit).
  • Mencegah dan mengatasi gangguan saluran pencernaan.
  • Membantu mencukupi kebutuhan serat harian.
  • Membantu mencegah kanker usus.


Healthy colon is the key of healthy body
Hati hati saluran cerna anda bisa jadi sarang penyakit!!!
Hasil penelitian Dr. Harvey W Kellogg dari USA menemukan fakta bahwa dari 100.000 usus besar yang dimiliki oleh manusia, hanya 6 persen yang benar benar normal.

Kenapa usus berubah jadi sarang penyakit?
Tahukah anda jikalau panjang saluran pencernaan manusia 6 kali tinggi badan (+/- 10 meter)? Bayangkan jika dalam jangka waktu panjang tersebur saluran pencernaan akan dikotori sisa makanan yang tidak terbuang yang rata rata beratnya 3-11 kg, yang membusuk dan mengeluarkan zat zat beracun di dalam usus kita. Zat racun/toxin ini terserap oleh usus dan menjadi sumber  segala penyakit yang berbahaya.

Ibaratnya pipa air yang dialirkan air selama bertahun tahun sampai berlumut pada dinding dinding pipa air tersebut. Pipa yang lurus saja, bisa ada endapan lumut di dindingnya apalagi usus kita yang permukaannya tidak rata dan banyak lekukan, pasti aka nada sisa sisa kotoran yang menumpuk di dinding usus. Hal ini jika dibiarkan akan menyebabkan penyerapan nutrisi akan terganggu bahkan menyebabkan penyakit di usus.

APA KANDUNGAN DALAM DTOZYM?
  • Plantago Ovata (Psyllium Husk)
Plantago Ovata merupakan tanaman kaya serat berupa hemiselulosa yang berperan sebagai laksatif (membantu melancarkan pencernaan). Plantago Ovata bekerja mempercepat waktu transit dan membentuk massa sisa pencernaan makanan (Tinja) sehingga merangsang gerakan peristaltik usus untuk buang air besar.
  • Enzim
Enzim dalam saluran pencernaan berfungsi untuk membantu memecah makanan sehingga sari sari makan yang dibutuhkan oleh tubuh dapat terserap dengan baik oleh sel sel tubuh.
  • Probiotik (Kultur)
Di dalam usus terdapat beragam bakteri baik yang alami atau yang diperoleh dari luar (Makanan atau supplement). Mikroba di dalam usus akan saling berkompetisi antara mikroba baik dan mikroba pathogen (Soccol dkk, 2010). Oleh karena itu, mengkonsumsi kultur probiotik menjadi upaya untuk mempertahankan kesehatan saluran pencernaan.
  • Soluble FIbre (Serat Larut)
Serat larut berfungsi meringankan kerja saluran cerna dengan mengikat lemak sehingga tidak terserap kembali di dalam usus selain itu serat larut dapat bekerja menarik air dan mengubahnya menjadi gel untuk mengikat kolestrol di dalam saluran pencernaan, dia akan menempel pada kolestrol dan mencegahnya agar tidak terserap ke dalam tubuh.
  • Teh Hijau Matcha
Teh Hijau jenis ini memiliki kandungan EGCG (Epigallocatechin Gallate) atau catechins yang berperan membunuh dan mencegah pertumbuhan sel kanker. Catechins juga bekerja merangsang metabolism tubuh untuk mengurangi penyerapan dan penimbunan lemak terutama di bagian perut. Selain itu juga mengandung asam amino L-Theanine yang memberikan rasa rileks dan meredakan stres.
  • Inulin
Inulin di ekstrak dari akar tanaman Chicory. Inulin sangat menguntungkan bagi pertumbuhan mikrobiota pada saluran pencernaan.
  • Lidah Buaya
Aloe vera memiliki gel yang kaya akan enzim, asam amino dan vitamin membantu meningkatkan penyerapan zat gizi serta membantu pembuangan zat sisa dari makanan.
  • Oat
Oat memiliki kandungan serat larut yang cukup tinggi yang akan menyebabkan pencernaan makanan lebih lambat sehingga pelepasan glukosa ke dalam darah terjadi secara bertahap. Di dalam oat juga terdapat beta glucan yang dapat membantu mencegah terjadinya peningkatkan kadar gula darah dan juga dapat menurunkan kadar kolestrol.
  • Ekstrak Bunga Saffron
Ekstrak Bunga Saffron mengandung senyawa aktif karotenoid seperti zeaxanthin, likopen, dan bermacam macam α and β karoten. Senyawa ini berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh. Selain itu bunga saffron juga bekerja mengontrol penumpukan lemak dan nafsu makan.
  • Jahe
Jahe merah bersifat imunostimulan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu jahe merah merangsang pengeluaran gas di perut sehingga membantu untuk perut yang kembung.
  • Rumput Gandum
Rumput gandum kaya akan kandungan mikro nutrient seperti Vitamin C, Lisin, Klorofil, serta asam amino dan protein. Rumput gandum dapat membantu memperbaiki metabolism perut, usus besar, membantu pengobatan diare, sembelit, dan peradangan pada usus besar.
  • Kurma
Kurma mengandung serat pangan pectin yang membantu mencukupi kebutuhan serat serat yang juga bertindak sebaik prebiotik yang membantu pertumbuhan bakteri baik di usus.

No comments:

Post a Comment